Ingat saat-saat waktu masih pacaran dengan suami dulu?

Aaaah debar-debarnya, rindu yang tak berujung dan rasa bahagia tiap berjumpa... indah yaaa...
Tapi kini setelah hidup dalam satu atap, jangan sampai keindahan itu makin lama makin terkikis dengan hadirnya anak, kesibukan masing-masing atau jenuh karena tiap hari bertemu...

Rahasia supaya terus-terusan bisa terus disayang suami dan mendapatkan rumah tangga yang harmonis ada di sini:

  1. Selalu luangkan waktu untuk berkomunikasi. Apabila waktu yang anda punya di pagi hari saat sarapan atau saat sama-sama di mobil berangkat ke kantor, pergunakan waktu itu untuk ngobrol-ngobrol ringan. Kalau mau bahas yang berat-berat, mendingan cari waktu yang lebih tepat. Karena membebani pikiran di pagi hari akan berdampak buruk ke sisa waktu yang ada.
  2. Beri tanda cinta sebelum berpisah. Bisa berupa cium tangan, kecupan, atau bisikkan penuh janji apabila bertemu lagi nanti.
  3. Apabila memungkinkan, makan siang bersama. Apabila tidak bisa, sempatkan untuk menelfon saat istirahat siang. Bisa untuk sekedar say hi, mengingatkan untuk shollat, atau biarkan si kecil menyapa ayahnya. Tapi jangan menyita waktunya dengan sering-sering telfon, chat atau SMS/BBM. Selain bisa mengganggu kerjanya, bisa-bisa malah seolah-olah seperti diawasi terus-terusan. Beri dia ruang.
  4. Hindari pergaulan atau aktivitas yang dapat memicu kecemburuan. Apabila kita bekerja secara intensif dengan rekan kerja pria, kenalkan dengan suami dan jelaskan situasi kerja yang tengah berlangsung.
  5. Sesekali, minta untuk dinner di luar atau nonton bareng tanpa ditemani anak-anak. Atau mau lebih dari itu? Silahkan saja... semuanya serba spontan dan kreatif.
  6. Tidak semua suami suka dengan pengumbaran perasaan lewat media sosial. Jadi, kalau mau share perasaan kangen dan cinta, lebih baik lewat SMS atau BBM saja.
  7. Usahakan agar rumah rapih menjelang suami pulang. Setelah seharian penat di kantor, kembali ke rumah yang berantakan tidak akan memberikan kedamaian buat dia.
  8. Siapkan minuman kesukaan atau cemilan yang bisa dinikmati bersama.
  9. Selain rumah yang rapih, kita sebagai istri juga harus berpakaian yang rapih. Tidak perlu pakai pakaian yang fancy atau seperti mau pergi. Yang penting bersih, rapih dan wangi. Biar suami merasa disambut bidadari hehehe
  10. Apabila istri bekerja, pastikan agar rumah dalam keadaan yang rapih dengan mengecek ke asisten rumah tangga.
  11. Pulang kantor, walaupun dalam keadaan lelah, tetap jalankan fungsi sebagai ibu rumah tangga. Cek meja makan, apakah makanan sudah siap. Cek anak-anak apakah dalam keadaan gembira dan sehat, serta apakah sudah mengerjakan tugas masing-masing.
  12. Jangan berondong suami dengan keluhan capek ngantor, capek ngerjain tugas di rumah. Ini akan membuat dia merasa kecil hati karena tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri, sehingga istri harus membantu mencari nafkah, atau mungkin dia akan merasa gajinya terlalu kecil hingga tidak bisa menggaji seseorang untuk membantu istri.
  13. Segala keluhan, curhatan dan lain-lain sebaiknya dikomunikasikan apabila semuanya sudah dalam keadaan damai, kenyang dan santai. Sehingga otak dan hati siap untuk menerima informasi dan tidak mudah terbawa emosi.
  14. Selalu sempatkan untuk beribadah bersama. Pengkayaan secara emosional dan rohani akan membuat ikatan cinta semakin rapat terjalin.
  15. Selalu jujur, selalu terbuka dan terus hadirkan bukti-bukti cinta lewat gandengan tangan, sentuhan kecil, tatapan mata dan senyum tulus.
Proses cinta itu tak semudah hanya dengan mengucapkannya. Tapi dengan ketulusan, doa dan saling mengisi, maka perjalanan hidup bersama pasangan akan terus terasa indah, langgeng dan terasa seperti pacaran dulu.